Muhaimin Iskandar Menjawab (1)

25 02 2009

Question (Q) – 1:

Sabtu, 10 Januari 2009
IndoPos, 10/1, hlm 3,
# Rakyat bicara
(087877720xxx)
PKB salah pilih nahkoda
~ PKB salah pilih nahkoda
~ sebagai warga nahdliyin saya selalu berikan suara ke PKB
~ tapi saya kecewa dengan sikap Cak Imin.
~ dia tidak seharusnya meninggalkan Gus Dur sebagai pendiri partai dan ikon warga NU.
~ okelah cak Imin punya penilaian kemandirian politik tidak tergantung seseorang,
tapi harus diingat dia bisa seperti sekarang ini bergantung siapa?
~ cak Imin jabatan boleh diraih, tapi janganlah kacang lupa kulitnya.

Answer (A):
(A-1) Bapak/Ibu/Sdr 087877720xxx, terima kasih atas nasihatnya; semoga posisi anda juga sama dengan kami, yakni bersikap terbuka juga untuk menerima nasihat orang lain.

 (A-2) Sesungguhnya apresiasi kami kepada Gus Dur adalah sama persis dengan apresiasi bangsa Indonesia kepada Proklamator RI yaitu Bung Karno dan Bung Hatta.

 (A-3) Ilmu spiritual kita juga pastilah sama (spiritual power), yakni istikharah memohon petunjuk wahyu kebenaran sejati dari utusan Allah yang tidak bisa berdusta (Al-Hajj :75), lalu melakukannya dengan berjihad tanpa     syarat apa-apa;

Kami yakin dan percaya wahyu yang membawa solusi bagi PKB itu pasti substansinya sama antara anda dan saya, sebab para malaikat Allah itu sama-sama sebagai pembawa perintah firman Allah, Tuhan Yang Mahaesa (An- Nahl :2). Sebab jika Allah berkehendak menolong kita, maka akan ada banyak malaikat yang datang berturut-turut membimbing via wahyu (Al-Anfaal :9). Sehingga hidup kita adalah dari mujizat ke mujizat!

Jikalau kita hanya mengandalkan akal pikiran sendiri saja (intellectual power yang sum-ma cum laude sekalipun), maka akan mudah sekali terbuka untuk dirasuki oleh musuh kita bersama (yang tidak kelihatan oleh mata biasa, melainkan oleh mata batin) apalagi kalau lagi emosional, ialah syaitan. Dan jikalau kita yang mau beri petunjuk kepadanya, maka akan sia-sia saja (An-Nisa :133).

Referensi:

An-Nisa :133. (4)

[133] Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah dise-satkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya.

Al-Anfaal :9. (8)
[9] (Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut- turut.

An-Nahl :2. (lih juga Al-Hajj :75) (16)
[2] Dia menurunkan para malaikat dengan (membawa) wahyu dengan perintah-Nya kepa-da siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, yaitu Peringatkanlah olehmu sekalian, bahwasanya tiada Tuhan (yang haq) melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku.

Al-Hajj :75. (22)
[75] Allah memilih utusan-utusan (Nya) dari malaikat dan dari manusia; sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

 

Question (Q) – 2:

IndoPos, 12/1, hlm 3,
# Rakyat bicara:
(0812191907xx)
Cak Imin datanglah ke Tegal
~ Cak Imin mimpi disiang hari.
~ Kalau mau lihat kekalahan PKB, datanglah ke Tegal.
Sungguh kasian bayi PKB. Dipaksa pisah dari induk yang melahirkannya oleh orang-orang yang gila akan jabatan.
Wong cilik manut Gus Dur.

Answer (A):
(A-1) Bapak/Ibu/Sdr 0812191907xx, terima kasih atas nasihatnya; semoga posisi anda juga sama dengan kami, yakni bersikap terbuka juga untuk menerima nasihat orang lain.

(A-2) Kita sama-sama tahu bahwa jabatan Rasul, Nabi, Wali Allah, adalah anugerah Allah, dipilih oleh Allah, karena tanpa sadar sang insan sudah memenuhi kriteria-kriteria tertentu menurut kehendak Allah. Hal itu adalah hak mutlak Allah dan pasti adil.

Artinya sama sekali bukan karena nafsu dan keinginan yang berasal dari diri sendiri, maka kita berjihad kalau-kalau akhirnya boleh ditunjuk Allah menjadi Wali Allah atau-pun menjadi utusan-Nya.

(A-3) Demikianlah posisi kami, yang hanya ikut air mengalir saja, entah ke mana, hanya Allah yang tahu. Kalaupun kami tahu, pastilah hal itu karena kami diberi berkat untuk menerimanya dalam wahyu via istikharah.

(A-4) Oleh sebab itu bagi kami soal jabatan adalah suatu akibat alias hasil dari apresiasi orang lain yang meminta kami menerimanya; kami sama sekali tidak berjihad mengejar sesuatu jabatan apapun, karena akan selalu mengecewakan ujungnya.

(A-5) Maka kami sekarang bekerja sesuai dengan apa yang menjadi tugas dan tanggung-jawab kami saja; keadaan di Tegal, semoga anda menjadi bagian dari solusi dan bukan sebagai pembuat masalah; sebab itu marilah kita bersatu dahulu sekarang supaya menang di pemilu 2009, kemudian setelah itu anda punya kesempatan luas untuk memecat kami dalam forum Muktamar yang akan diadakan tahun depan (2010).

(A-6) Silahkanlah Wong cilik manut PKB!
Sebab yang abadi adalah spirit asli alias ruhnya PKB (bukan individu GD ataupun MI)

 

Question (Q) – 3:

Contoh Tifatul Sembiring
(0815749646xx)
~ PKB versi Muhaimin kelihatan banci.
~ lihat bapak Tifanul Sembiring yang enegik sampai ke ranting-ranting.
Ada penyuluhan peternakan ala PKS.
~ tengok bapak Mahfud MD bisa berpolitik dengan santun.

# intinya: (a) PKB harus energik, harus buktikan punya plan dan action sampai ke ranting-ranting; (b) dan politiknya harus santun

Answer (A):
(A-1) Bapak/Ibu/Sdr 0815749646xx, terima kasih atas nasihatnya; semoga posisi anda juga sama dengan kami, yakni bersikap terbuka juga untuk menerima nasihat orang lain.

(A-2) soal program dan action PKB silahkan lihat di website PKB dan para relawan PKB: khusus blog Trui dan website Trui;

(A-3) Soal santun politik (seperti pak Mahfud MD, mantan wakil ketum DPP PKB, sekarang ketua MK), kami berupaya bahkan berjihad dengan harta dan diri kami di jalan Allah agar bisa ikuti sekurang-kurangnya teladan santun politiknya pak Mahfud MD dan juga ketegasannya dan konsistensinya pada UUD 1945; kalau para senioren kami sendiri, entahlah, silahkan evaluasi sendiri;

Kami memikul beban sangat berat untuk bangkit kembali, sebab dalam sejarah politik, PKB telah mengalami beberapa kali kejatuhan yang fatal, yakni antara lain diberhenti-kannya Gus Dur di tengah jalan sebagai presiden RI ke tiga (2001), disqualifiednya Gus Dur sebagai capres di pilpres 2004, konflik internal yang memecat berturut-turut dua orang ketua umum Dewan Tanfidz, ialah Matori Abdul Jalil, yang kemudian meninggal karena sakit dan Alwi Shihab, yang kemudian membentuk partai baru PKNU; selanjutnya kekalahan PKB pada pilkada di dua daerah basis PKB, yaitu Jawa Tengah dan terutama Jawa Timur, justru menunjukkan tanda bahwa konflik internal itu terutama berada dita-taran para elite PKB sendiri, baik di pusat maupun di daerah dan sama sekali bukan basis dan akar rumput PKB. Dan tugas bertambah berat oleh karena justru elite PKB sendiri yang memposisikan diri bukan sebagai solusi melainkan sebagai pembuat masalah, seperti menganjurkan rakyat untuk jadi golput (lih Tempo, 12/1/09, hlm -)

Dan arti utama dari konflik internal itu sendiri adalah proses perubahan paradigma lama (politik adalah kepentingan, yang umumnya bersifat machiavellis) yang harus lenyap dalam arti mendapatkan eksistensi baru, sehingga PKB berubah karena memperoleh paradigma baru filsafat politik modern, yaitu bahwa politik itu harus berdasar suatu yang tetap yakni Kitab Suci (AQ dan Hadis), yang wujudnya ialah bahwa segala tindakan dan aktivitas politik PKB adalah selalu berdasarkan perintah utusan Allah, dalam wujud wahyu via istikharah. (lihat artikel di blog Trui)

Mayoritas bangsa Indonesia belum mengetahui bahkan merasa sangat sulit mendekati tidak mungkin untuk melakukannya, baik dalam bidang spiritual keagamaan apalagi di bidang politik, ekonomi dan hukum, dst. Namun demikian sesungguhnya bibit-bibit unggul dan tunas-tunas muda sudah bertumbuh secara diam-diam namun nyata di dalam diri manusia-manusia tertentu, seperti antara lain HB IX di jamannya (1940), HB X di jamannya (2002), dan MI di jamannya (2008), serta beberapa orang yang ke depan akan memegang tugas dan tanggung jawabnya di kabinet presidensil 2009-2014.

 

Question (Q) – 4:

IndoPos, 16/1/09, hlm 3,
# Rakyat bicara:
0812191907xx,
Muhaimin paling bertanggungjawab
~ Muhaimin paling bertanggungjawab kalau ternyata PKB runtuh di tahun 2009 ini.
~ eling mas Min, wong cilik manute Gus Dur.

Answer (A):
(A-1) Bapak/Ibu/Sdr 0812191907xx, hai mas kita ketemu lagi nih, terima kasih atas nasihatnya; semoga posisi anda juga sama dengan kami, yakni bersikap terbuka juga un-tuk menerima nasihat orang lain.

(A-2) Sesungguhnya sebagai Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB adalah benar bah-wa kamilah orang yang paling bertanggungjawab terutama kalau ternyata PKB runtuh di tahun 2009 ini! sedangkan ketika PKB meraih kemenangan, maka sesungguhnya yang berhak menerima award itu adalah seluruh anggota, simpatisan dan pendukung PKB.

(A-3) Sesungguhnya, kerajaan langit dan bumi adalah milik Allah (Al-Baqarah :107). Artinya, sesukanya Allah sendiri, apakah menghendaki PKB hancur atau bangkit dan menjadi besar (Yusuf :67).

Kami hanya berjihad supaya bisa: bersabar (Al-Baqarah :153, 155), bersyukur (Ibrahim :7), setia & taat (An-Nur :52) dan berserah diri hanya kepada-Nya saja (Al-Anbiya :108).

(A-4) Yang pasti anda tentu setuju bahwa hanya orang yang beriman, dan berhijrah, dan berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah orang-orang yang mendapat kemenangan (At-Taubah :20);

Dan berhijrah itu artinya mengubah tingkah laku yaitu dari semangat alias tingkah laku mungkar, berubah menjadi semangat alias tingkah laku yang amal ma’ruf. Dan untuk melakukan pembaruan diri, di jalan Allah alias siratal mustaqim, (Al-Fatihah :6) itulah kita harus berjihad lakukannya dengan harta dan diri kita sendiri.

(A-5) Demikianlah, semoga kita sama-sama dapat merenungkannya dan melakukan intro-speksi, lalu bangkit memperbaiki dan meyempurnakan diri kita supaya menjadi dewasa alias mandiri dan bijak dalam merespons tantangan yang ada di sekeliling kita pada masing-masingnya.

(A-6) Demikianlah, nuwun sewu, jika kita eling mas, maka demi pelayanan PKB bagi bangsa Indonesia maka kita harus bersatu dulu untuk menang dalam pemilu 2009 ini; eling mas, wong cilik manute PKB!

Sebagaimana negara RI bukan milik proklamator Bung Karno dan keluarganya (walau-pun di dukung sepenuhnya oleh partai sebesar PNI dan kelompok orang-orang militan yang mendukung BK tanpa reserve), demikian pulalah hendaknya prinsip yang berlaku bagi PKB, jika kita eling ya mas.

Referensi:

Al-Fatihah :6. (1)
[6] Tunjukilah kami jalan yang lurus (bahasa latin Arab: ihdinas siratal mustaqim).

Al-Baqarah :107. (2)
[107] Tidakkah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong.

Al-Baqarah :153, 155. (2)
[153] Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
[155] Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kela-paran, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

Al-A’raaf :36. (7)
[36] Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terha-dapnya, mereka itu penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

At-Taubah :20, 41. (9)
[20] orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.
[41] Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.

Yunus :109. (10)
[109] Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah hakim yang sebaik-baiknya.

Yusuf :67. (lih Al-Anbiya :108) (12)
[67] Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah; kepada-Nyalah aku bertawa-kal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakal berserah diri.

Ibrahim :7. (14)
[7] Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu ber-syukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.

Al-Anbiya :108. (lih An-Naml :31) (21)
[108] Bahwasanya Tuhanmu adalah Tuhan Yang Esa, maka hendaklah kamu berserah diri (kepada-Nya).

An-Nur :52. (24)
[52] Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan.

An-Naml :31. (lih Al-A’raaf :36) (27)
[31] Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadap-Ku dan datanglah kepa-da-Ku sebagai orang-orang yang berserah diri.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: